SAHRUL02
Blog yang berisi karya tulis Sahrul Anwar baik yang bersifat ilmiah maupun Fiksi.Dengan Tujuan agar memberikan kemudahan bagi kita semua dalam menyelesaikan suatu persoalan.
Minggu, 10 Februari 2019
Pemuda dalam kontestasi Politik 2019
Virus dan rayuan politik di zaman ini semakin menjadi-jadi. Virus itu Tidak hanya menjangkiti kaumTua,Namun Virus Politik kini telah masuk kedalam Sukma sanubari Pemuda Milenial. Tak Heran bila kita sering menemukan Baleho-baleho yang memajang Wajah Sumbringan kaum muda dipinggir jalan Guna menggait Simpati masyarakat agar memilih dirinya sebagai Wakil di Kantor Dewan. Saya Ulangi Untuk memilih dirinya sebagai WAKIL di kantor Dewan. Ya betul Wakil , PerpP kita Tanya kepada mereka (Kaum Muda) yang berani terjun ke dunia anta branta itu. Apakah mereka sudah paham Posisinya nanti ketika terpilih,..?. Apakah mereka tahu bahwa dirinya hanyalah wakil ...?
Ketika ada kata Wali pasti ada yang di wakili. Presiden punya Wakil yakni untuk mewakili dirinya ketika ada agenda lain, Pun demikian dengan Gubernur dan Bupati Mereka mempunyai Wakil dan Diatur di dalam Undang-undang. Maka tak heran jika Wakil itu harus mendengarkan orang yang diwakilinya. Didalam hal ini Rakyatlah di atas segalanya.
Tapi jika kamu (Calon pemimpin) hanya datang menebar pesona lima tahun sekali kepada mereka yang kamu anggap mewakilinya di Gedung mewah tersebut dan tak paya engkau Datang Dengan Harta dan uangmu yang berlimpah,Maka Itu sama halnya kau Gadaikan kepercayaan rakyat kepadamu hanya soal materi semata.
Caleg Milenial harus tahu posisinya.Harus mengerti aturan-aturan dan Larangan-larangan dalam Dunia Politik.Apabila ada caleg Milenial masih mempraktekkan Tindakan dan perilaku terdahulunya dan merugikan masyarakat maka Percuma saja anda mencalonkan diri.
Senin, 14 Januari 2019
GREEN SHOP INNOVATION dalam Pengembangan Berkelanjutan (SDG)
JUDUL ESAI
“ ( GREEN SHOP INNOVATION ) “
Karya Ini Disusun untuk Mengikuti Lomba Esai
“Pengembangan Berkelanjutan
(SDG)”
Penulis :
(
SAHRUL ANWAR )
1765141026
UNIVERSITAS
NEGERI MAKASSAR
Pada era yang
terjadi sekarang masalah yang paling banyak dirasakan manusia adalah adanya
perubahan iklim yang tidak menentu. Terkadang musim kemarau berlangsung cukup
panjang dari musim penghujan, banyak terjadi bencana alam di mana-mana yang
disebabkan karena kurang adanya kesadaran setiap manusia untuk senantiasa
menjaga lingkungan.
Pemanasan global
kini bukan lagi isu lingkungan, melainkan fakta nyata masalah lingkungan yang
sedang terjadi. Pemanasan global menyebabkan siklus pergantian musim menjadi
sulit diprediksi. Fakta nyata dari pemanasan global ini ditandai dengan musim
kemarau yang menyebabkan kekeringan dan curah hujan yang tinggi menyebabkan
banjir.
Lingkungan
memegang peranan yang sangat penting bagi keberlangsungan dan pertumbuhan
karena dengan keadaan lingkungan tertentu kita bisa melihat keadaan masyarakat
yang terdapat di dalam daerah tersebut. Jika lingkungan sekitar telah
diperhatikan maka akan tercipta kehidupan yang aman dan nyaman bagi diri
pribadi maupun orang lain. Namun sayangnya, sebagian besar dari masyarakat
masih kurang menyadari arti pentingnya serta cara melestarikan lingkungan
sehingga masyarakat dengan mudahnya terpengaruh oleh budaya-budaya yang
bernuansa kata “siap”; siap dipakai, siap dimasak, siap dimakan, siap minum dan
lain sebagainya dalam artian barang yang sudah jadi atau instan. Masyarakat
tidak menyadari dampak buruk yang ditimbulkan dari makanan atau minuman yang
siap saji itu.
Dalam skala
makro, penghijauan yang dilakukan seperti pemetaan luas hutan,konservasi dan
konsistensi perlindungan terhadap hutan,konservasi dalam satu daerah/kabupaten
maupun negara.Untuk ruang lingkup skala mikro yaitu penghijauan untuk
perkotaan.
Masalah
lingkungan seperti memburuknya kualitas udara perkotaan dan masalah air bersih
disebabkan karena memburuknya kondisi daerah resapan air.
Daerah resapan air seharusnya menjadi zona hijau kini berubah
fungsi menjadi kawasan terbangun. Jumlah luas perubahan lahan resapan menjadi
terbangun menyebabkan pemanasan kota secara terpusat yang disebut “Urban Heat Island”. Pemanasan
terpusat ini meningkatkan suhu panas dalam kota, sehingga penggunaan air
conditioner dalam gedung semakin bertambah.
Penghijauan
lahan perkotaan adalah aksi nyata menyelamatkan kondisi lingkungan yang terus
memburuk. Melalui penghijauan, masalah lingkungan seperti banjir, kesulitan air
bersih, dan polusi udara frekuensi dampak lingkungannya semakin berkurang.
Penghijauan salah satu cara mudah menyelamatkan lingkungan. Mempertahankan zona
hijau dengan melakukan penghijauan/gerakan hijau akan memperbaiki kualitas
lingkungan dan kehidupan mahluk hidup.
kelestarian lingkungan hidup merupakan program dari Pembangunan
Berkelanjutan atau dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Sustainable Development Goals disingkat
dengan SDG dengan 169 capaian yang terukur dan target yang telah ditentukan
oleh PBB sebagai agenda dunia pembangunan untuk kemaslahatan manusia dan planet
bumi.
Untuk mencapai tujuan tersebut,dibutuhkan suatu solusi atau ide cemerlang.
Pembangunan pada
hakikatnya merupakan suatu proses yang berkesinambungan antara berbagai
dimensi, baik dimensi sosial, ekonomi, maupun lingkungan yang bertujuan untuk
kesejahteraan masyarakat. Pembangunan yang dilaksanakan selama ini cenderung
memanfaatkan sumber daya alam dengan semena-mena, tanpa memperhatikan aspek
lingkungan yang ada. Akibatnya kerusakan dan pencemaran lingkungan semakin
sering terjadi.
Dampak-dampak
tersebut dapat merugikan atau mengganggu kehidupan manusia. Perhatian dunia
terhadap masalah lingkungan yang terjadi sudah lama dilakukan. Dimulai dari
dilaksanakannya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Bumi di Stockholm, Swedia tahun
1972. Dalam konferensi tersebut dicapai kesepakatan tentang hubungan antara
masalah lingkungan yang terkait dengan pembagunan berkelanjutan. Sejak saat itu
konsep pembangunan yang ramah lingkungan mulai diimplementasikan dalam
pelaksanaan pembangunan oleh berbagai negara
Konsep SDGs ini
diperlukan sebagai kerangka pembangunan baru yang mengakomodasi semua perubahan
yang terjadi pasca 2015-MDGs. Terutama berkaitan dengan perubahan situasi dunia
sejak tahun 2000 mengenai isu deflation sumber daya alam, kerusakan lingkungan,
perubahan iklim semakin krusial, perlindungan sosial, food and energy security,
dan pembangunan yang lebih berpihak pada kaum miskin. Berbeda halnya dengan
MDGs yang ditujukan hanya pada negara-negara berkembang, SDGs memiliki sasaran
yang lebih universal. SDGs dihadirkan untuk menggantikan MDGs dengan tujuan
yang lebih memenuhi tantangan masa depan dunia.
Dalam
kajian ini, maka diperlukan suatu inovasi yang akan sangat mendukung
keberlanjutan dan membantu kebutuhan hidup masyarakat sekaligus dapat
melestarikan lingkungan. Alternatif solusi yyang sangat tepat adalah melalui Green
Shop Innovation.
Dengan adanya Green Shop Innovation,maka akan sangat
membantu masyarakat dalam mencintai linkgkungan dan merupakan inovasi terbarukan
yang belum ada sebelumnya. Selain itu, dapat memberikan pengetahuan kepada
masyarakat untuk lebih berhati-hati memilih bahan atau barang yang mengandung
bahan-bahan yang dapat membahayakan tubuh.
Green Shop ialah satu bangunan yang
terbuat dari kaca atau plastik yang membolehkan penanaman yang terlindung dan
terkawal.Haba dari cahaya matahari yang menembusi strukturnya yang lutsinar
memanaskan tumbuh-tumbuhan dan tanah didalamnya.Selain itu, udara di dalamnya
turut dipanaskan dan kekal tanpa boleh terlepas keluar daripada bangunan ini.Kaca
atau plastik yang digunakan pula bekerja sebagai bahan perantaraan yang
membenarkan perpindahan ( pembebasan) penyinaran pada frekuensi tertentu.
Kesannya ialah, tenaga yang masuk "dijerat" di dalamnya untuk
memanaskan tanaman, dan tidak boleh keluar bebas daripada toko hijau ini. Toko
hijau sering juga digunakan dalam industri seni taman dan juga untuk tujuan
penyelidikan yang bernuansa tanaman dan tumbuhan lainnya yang akan di tata
sedemikian rupa di tengah kota.
Merujuk pada
peraturan undang-undang nomor 26 tahun 2007 tentang penataan ruang, penyediaan
ruang terbuka hijau (RTH) dengan luas paling tidak 30% dari luas perkotaan,
disesuaikan dengan sebaran penduduk dan hierarki dengan memperhatikan rencana
struktur dan pola ruang yang berada pada kawasan lindung nasional yaitu
dikawasan perlindungan setempat. Salah satunya hutan kota, taman kota dan jalur
hijau di sepanjang jaringan jalan.
Ruang terbuka hijau dalam berbagai bentuknya, mempunyai
manfaat besar bagi lingkungan hidup kota, diantaranya manfaat klimatologis,
manfaat ekologis, manfaat estetis, dan manfaat wisata (Grey and denneke, 1986).
Menurut purnomoladi (1995), RTH mempunyai kemampuan peredaman terhadap cemaran
udara khususnya CO2 dan CO.
Merujuk pada
peraturan undang-undang nomor 26 tahun 2007 tentang penataan ruang, penyediaan
ruang terbuka hijau (RTH) dengan luas paling tidak 30% dari luas perkotaan,
disesuaikan dengan sebaran penduduk dan hierarki dengan memperhatikan rencana
struktur dan pola ruang yang berada pada kawasan lindung nasional yaitu
dikawasan perlindungan setempat. Salah satunya hutan kota, taman kota dan jalur
hijau di sepanjang jaringan jalan.
Green Shop merupakan toko
penjualan tanaman organik yang menggunakan halaman dan tidak terbatas pada
lahan tanah tetapi juga di lahan keras, berbatu, area di atas lantai dan area
yang menempel pada tembok juga dapat sebagai indoor garden atau patio di
dalam ruangan dengan bantuan growing light sebagai pengganti atau
pelengkap cahaya matahari. Konsep dengan penanaman tanaman organik adalah salah
satu bentuk dari urban farming yang dapat memberikan manfaat.Selain
mendukung program kedaulatan pangan nasional serta mendukung program kesehatan
nasional dan pelestarian lingkungan nasional. Tanaman memberikan fleksibilitas
dan kreativitas yang sangat luas. Menurut Soeparwan (2013: 12). 12,: Tanaman tidak hanya di tempatkan di lahan
tanah, di pot atau polybag tetapi dapat di tanam di wadah lain seperti kaleng,
bambu dan wadah plastik.
Green Shop sangatlah diperlukan sebagai sarana usaha pertanian yang
dapat menghasilkan produk yang bisa di manfaatkan sendiri atau dijual seperti
tanaman sayur mayur, buah-buahan dan juga diperlukan dalam penyerapan air hujan
dan serapan air tanah sehingga dapat mengurangi beban selokan atau got
dilingkungan kita dan diperlukan untuk menyerap polutan seperti debu dan air. .Dimana Masyarakat bisa membeli segala jenis
tanaman dari Toko tersebut secara langsung.Artinya,Masyarakat bisa secara
langsung memetik Tanaman yang diinginkannya.Sehingah Kesegaran dari tanaman tersebut
bisa terjaga sampai ke tangan konsumen.
Melalui Green
Shop Innovation diharapkan mampu menjawab tantangan global yang semakin
mendunia dan sebagai bahan acuan bagi pemmerintah untuk menggalakkan dan
menerapkan Green Shop Innovation ini.
Langganan:
Komentar (Atom)